Pengertian Belanja Online, Plus dan Minus

logo anne ahiraAsian Brain Support$(“#boxes”).load(“#dialog”); Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali

Pengertian belanja online boleh dikatakan kurang lebih sama dengan istilah membeli kucing dalam karung. Oke, kita memang melihat barang yang dijual, tapi kan tidak bisa megang. Padahal, selama ini kita terbiasa kalau berbelanja, ya harus pegang-pegang dulu. Jadi beli atau tidaknya belakangan.

Berbelanja secara online bukan sesuatu yang baru di luar negeri. Dengan adanya jaringan internet, kita berada di sini dan si penjual di seberang lautan tetap tidak masalah. Mau beli barang apa pun bisa dan cara pembayarannya pun semakin dimudahkan, salah satunya lewat PayPal.

Walaupun bisnis berjualan online sudah menjamur di negara kita, tetap saja tidak bisa menggantikan perniagaan konvensional: penjual bertemu pembeli, bisa memilih-milih barang lebih teliti, bahkan bisa tawar-menawar. Sementara, ketika belanja online, selain harus puas dengan barang yang dibeli, kita pun juga harus menanggung ongkos kirim. Akhirnya, uang yang harus dikeluarkan pun lebih banyak.

Akan tetapi, tentu saja ada beberapa kalangan yang justru sangat berterima kasih dengan adanya lapak-lapal online ini. Apalagi kalau pelayanannya cepat dan tidak tertunda-tunda. Mungkin Anda termasuk salah satunya?

Jika Anda sudah termasuk kecanduan belanja secara online dan selama ini tidak menemui masalah, bukan berarti di kemudian hari tidak akan menghadapi sisi buruk dari sistem ini. Ada banyak risiko yang sepatutnya selalu diantisipasi setelah memesan, bahkan mentransfer uang. Mungkin uang yang Anda transfer tidak seberapa, tetapi coba saja jika misalnya ada 10 orang di luar sana yang mengalami nasib sama seperti Anda?

Untuk itu, ada beberapa tips penting ketika berbelanja online, agar Anda tidak dirugikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pastikan situs/web/akun Facebook yang digunakan si penjual benar-benar tepercaya. Sempatkan untuk membaca latar belakang toko tersebut, baca pula testimonial orang yang pernah berbelanja di toko tersebut. Jika Anda ragu, sebaiknya jangan belanja di toko tersebut.Pastikan ada pegawai yang selalu online. Jika perlu, ajaklah berkomunikasi tentang barang yang sedang dicari. Jika pegawai yang melayani terlalu cuek, tinggalkan saja. Pembeli adalah raja, bukan?Lihat katalog barang toko tersebut. Jika harga tidak dicantumkan sama sekali, Anda punya hak untuk menanyakannya. Faktor yang mempermudah proses belanja online adalah mudahnya calon pembeli untuk mengetahui harga sebuah barang, termasuk potongan harga jika ada. Survei ke beberapa toko online yang menjual barang yang Anda inginkan. Hitung pula jumlah ongkos kirim yang harus Anda tanggung. Jangan memberikan informasi penting kepada penjual, seperti nomor PIN ATM Anda, password email, dan sebagainya. Pastikan toko tersebut memberikan garansi atas barang yang rusak ketika baru sampai di tangan pembeli. Simpan bukti transaksi jika di kemudian hari barang tidak pernah sampai ke tangan Anda.Jika Anda mentransfer uang melalui internet banking, pastikan setelah itu Anda logout. Terlebih, jika menggunakan fasilitas komputer umum atau kantor. Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s