Harga Genset Saat Krisis Listrik

Hindari membeli genset saat situasi terjepit! Selain harga genset yang tidak masuk akal, pilihannya terbatas. Saat normal  seperti sekarang inilah adalah waktu yang paling tepat. Pilihan banyak, harga genset pun wajar.

Saat pemerintah mengumumkan terjadinya krisis energi listrik yang mengakibatkan akan ada pemadaman bergilir, tak lama kemudian masyarakat ramai memburu generator set atau genset. Kondisi lebih parah dimana harga genset melonjak berlipat-lipat.

Akibat meningkatnya permintaan dalam waktu singkat, harga genset menjulang tak terkendali, bisa sampai dua atau tiga kali harga normalnya. Dalam situasi dimana pilihan barang sangat terbatas, kita cuma punya satu pilihan: beli atau barang dibeli orang lain.


Memilih Genset

Panik dan kepepet adalah situasi tanpa pilihan, sehingga setiap keputusan pasti tidak disertai pertimbangan matang. Padahal, membeli genset setidaknya memerlukan beberapa pertimbangan.

Carilah genset dengan daya sedikit di atas daya maksimum yang kita butuhkan saat darurat. Kalau kebutuhannya 1500 watt, tidak perlu Anda membeli genset berdaya 4000 atau 5000 watt. Cara penyalaan. Ada yang menggunakan starter, seperti menyalakan motor, ada pula yang menggunakan recoil yang penyalaannya mesti ditarik menggunakan tuas. Bahan bakar. Ada yang menggunakan bensin, ada pula yang menggunakan solar. Merek. Ada dua jenis merek yang paling dominant di pasaran, yakni merek Jepang dan Cina. Untuk merek Jepang, Honda dan Yamaha adalah yang paling banyak.


Selalu Siaga

Pemadaman listrik biasanya berlangsung tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya, juga tanpa pemberitahuan durasi pemadaman, dan itu jelas menjadi masalah bagi setiap rumah tangga. Bila sudah begini, genset semestinya memang menjadi perangkat rumah tangga yang harus selalu tersedia di rumah dan siap pakai setiap saat dibutuhkan.

Apalagi buat keluarga yang mengharuskan ketersediaan listrik 24 jam tanpa henti, seperti mereka yang sedang memiliki bayi yang perlu dirawat atau dijaga dengan alat-alat tambahan yang memerlukan suplai listrik. Demikian pula dengan mereka yang memiliki hobi memelihara binatang, misalnya penggemar ikan.

Sayangnya, seringkali kebanyakan dari kita masih menganggap sepele keberadaan alat penyambung nafas bila listrik mati seperti genset ini. Selain dianggap kurang vital, banyak orang tidak mau atau enggan memiliki genset karena beberapa alasan. Pertama, merawat dan mengoperasikan genset itu sulit. Alasan kedua adalah masih bisa menoleransi pemadaman dan tidak butuh genset.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s